Virtualisasi


1. Pendahuluan
Dalam dunia IT Virtualisasi ini sudah sangat sering digunakan dalam perusahaan, karena Virtualisasi ini dapat sangat membantu dalam dunia IT.

2. Maksud dan Tujuan
Memahami tentang Virtualisasi dan penjelasanya.

3. Virtualisasi
Dalam ilmu komputer, virtualisasi (bahasa Inggris: virtualization) adalah istilah umum yang mengacu kepada abstraksi dari sumber daya komputer. Definisi lainnya adalah "sebuah teknik untuk menyembunyikan karakteristik fisik dari sumber daya komputer dari bagaimana cara sistem lain, aplikasi atau pengguna berinteraksi dengan sumber daya tersebut. Hal ini termasuk membuat sebuah sumber daya tunggal (seperti server, sebuah sistem operasi, sebuah aplikasi, atau peralatan penyimpanan terlihat berfungsi sebagai beberapa sumber daya logikal; atau dapat juga termasuk definisi untuk membuat beberapa sumber daya fisik (seperti beberapa peralatan penyimpanan atau server) terlihat sebagai satu sumber daya logikal."[1]

Istilah virtualisasi sudah digunakan secara luas sejak 1960-an, dan telah diaplikasikan kepada beberapa aspek komputer—dari keseluruhan sistem komputer sampai sebuah kemampuan atau komponen individu. Secara umum semua teknologi virtualisasi mengacu kepada "menyembunyikan detail teknis" melalui enkapsulasi.

4. Jenis Virtulisasi
Jenis virtualisasi perangkat-keras meliputi:

    Para-virtualisasi: Perangkat keras tidak disimulasikan tetapi perangkat-lunak tamu berjalan dalam domainnya sendiri seolah-olah dalam sistem yang berbeda. Dalam hal ini perangkat-lunak tamu perlu disesuaikan untuk dapat berjalan.
    Virtualisasi sebagian: Tidak semua aspek lingkungan disimulasikan tidak semua perangkat-lunak dapat langsung berjalan, beberapa perlu disesuaikan untuk dapat berjalan dalam lingkungan virtual ini.
    Virtualisasi penuh: Hampir menyerupai mesin asli dan mampu menjalankan perangkat lunak tanpa perlu diubah.

5. GNU ( General Public Lisense )
Merupakan banyak digunakan lisensi perangkat lunak bebas , yang menjamin pengguna akhir kebebasan untuk menjalankan, mempelajari, berbagi dan memodifikasi software tersebut. [6] lisensi ini awalnya ditulis oleh Richard Stallman dari Free Software Foundation (FSF) untuk Proyek GNU , dan memberikan penerima dari program komputer hak definisi Free Software . [7] GPL adalah copyleft lisensi, yang berarti bahwa karya turunan hanya dapat didistribusikan di bawah persyaratan lisensi yang sama. Hal ini yang berbeda dengan permisif lisensi perangkat lunak bebas , dimana lisensi BSD dan lisensi MIT secara luas contoh digunakan. GPL adalah lisensi copyleft pertama untuk penggunaan umum.

6. Referensi
https://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=https://en.wikipedia.org/wiki/GNU_General_Public_License&prev=search
https://id.wikipedia.org/wiki/Virtualisasi
Previous
Next Post »
Thanks for your comment